Banyak orang yang selalu memandangiku ketika aku berjalan di keramaian.
Aku sudah maklum..bukan salah mereka...
Aku maklum, mereka sedang menyaksikan pemandangan yang sedikit aneh.Pemandangan aneh itu aku.kehehe.Aku berjalan harus di bantu tongkat..dan brace panyangga di kakiku.Aku sudah biasa di pandangi orang-orang dengan berbagai ekspresi. Dulu aku risih. Tapi sekarang ku sudah biasa. Bukan salah mereka...aku maklum.
Virus atau apalah namanya, berhasil menyerang otot2ku ketika aku masih kecil. Hal ini menyebapkan otot2 kaki kiriku jadi lemah dan tidak berfungsi dengan baik, sehingga harus di topang dengan alat..
Yah..ku harus akui dulu..dulu sekali aku pernah merasa begitu kalah...tak berdaya. Aku merasa cacat..tapi entah mengapa lama-lama aku benci mendengar kata "cacat" itu. Aku merasa aku tidak cacat..toh Tuhan menciptakan aku sempurna..hanya kakiku saja yang tidak berfungsi dengan baik..dan harus di topang..itu semua tidak berarti apa-apa...Aku memilih untuk tidak mengasihani diri. Untuk tidak mendramatisir keadaan. Aku tidak cacat. Aku sempurna. Tuhan menciptakan aku sempurna dan memelihara hidupku yang sempurna...Hanya kaki kiriku saja yang mengalami sedikit masalah...yah harus ku akui dalam beberapa hal...ku memang harus berdamai dengan kondisi kakiku..misalnya...aku tidak bisa pake sepatu hak tinggi..kheheh...aku tidak bisa berlari dengan cepat, tidak bisa melompat...aku masih bisa jalan-jalan...bisa berenang...apa lagi yah tidak bisa?uhh...mungkin masih ada..tapi aku lupa..
Aku salut ma teman-teman kuliahku.anak-anak EP 02, walaupn mereka melihat aku memang sedikit berbeda dengan mereka, tapi mereka tak pernah memperlakukan aku dengan beda. Aku ingt, waktu kuliah dulu aku selalu di ikutkan sebagai panitia inagurasi..khehe...yup ku juga ikutan ospek adek-adek baru, berkeliaran jam 3 pagi ma Ria di hutan-hutan untuk jaga di posko, berenang di danau toba ma Hotma ma Eli, diajak Yuni main ke Sungai...duh...klo ingt itu aku selalu tersenyum..uluran tangan mereka yang selalu membuat aku tersenyum...meringis, terharu...kegilaan-kegilaan mereka...ke Siantar rame-rame naik kereta api..nginap di rumah Yulia..diajak berenang ke sungai.Berkunjung ke rumah Hans, nginap di rumah oppung "teroris"..khehehe...bahkan ada Si Kitin ngajakin naik gunung walaupun pada akhirnya dengan perkataan "klo kw ga bisa naik,ya udah..ntar kw jaga tenda aja di bawah..."khahah dasar...
Aku memang punya kaki yang lemah ini..tapi aku tak mau menjadikannya alasan untuk mengasihani diri sendiri dan ikut-iktan lemah dan tak berjuang...aku tidak mau menganggapnya cacat. Kaki kiriku lemah...hanya itu saja...Ia tidak cacat...
Selasa, 15 September 2009
kepompong...ato bejana..?
Aku menggambarkan hidupku...seperti kepompong.
coklat, hampir busuk, tidak menarik...tapi aku yakin suatu hari nnti aku akan menjadi kupu-kupu yang indah...klise yah?tapi entah mengapa aku benar-benar yakin aku akan menjadi kupu-kupu indah...
aku juga melukiskan hidupku seperti sebuah bejana...yang sedang mengalami pembakaran.Keputusan-keputusan yang salah, kesedihan-kesedihan, amarah, pengalaman-pengalaman manis, cacian-cacian...umpatan-umpatan, kepergian dari orang-orang yang ku cintai,pertengkaran2, pujian, ungkapan penghargaan, bahkan senyuman ramah dari orang-orang yang tak kukenal yang menyapaku di pinggir jalan adalah api..yang sedang membakarku...yang sedang membentukku menjadi bejana yang indah.
setiap hari adalah hari belajar..
ada kalanya ku meronta juga...ada kalanya ku diam mematung pasrah memandang semua peristiwa...ada kalanya aku tertawa
tapi yang pasti aku sedang mengalami pembentukan..maaf saat ini ku belum sempurna..mungkin besok juga belum...tapi percayalah..ku sedang berusaha...ku sedang berproses....
coklat, hampir busuk, tidak menarik...tapi aku yakin suatu hari nnti aku akan menjadi kupu-kupu yang indah...klise yah?tapi entah mengapa aku benar-benar yakin aku akan menjadi kupu-kupu indah...
aku juga melukiskan hidupku seperti sebuah bejana...yang sedang mengalami pembakaran.Keputusan-keputusan yang salah, kesedihan-kesedihan, amarah, pengalaman-pengalaman manis, cacian-cacian...umpatan-umpatan, kepergian dari orang-orang yang ku cintai,pertengkaran2, pujian, ungkapan penghargaan, bahkan senyuman ramah dari orang-orang yang tak kukenal yang menyapaku di pinggir jalan adalah api..yang sedang membakarku...yang sedang membentukku menjadi bejana yang indah.
setiap hari adalah hari belajar..
ada kalanya ku meronta juga...ada kalanya ku diam mematung pasrah memandang semua peristiwa...ada kalanya aku tertawa
tapi yang pasti aku sedang mengalami pembentukan..maaf saat ini ku belum sempurna..mungkin besok juga belum...tapi percayalah..ku sedang berusaha...ku sedang berproses....
indah
tiba-tiba setitik perasaan menggayut di hati..seperti perasaan sedih tapi bukan sedih yang mengiris hati.perasaan yang muncul itu adalah perasaan yang indah..halus...seperti kapas..yang berjatuhan di kala terik...putih indah...ringan...
tapi tetap saja ingin membuatku meneteskan air mata...aneh...
tapi tetap saja ingin membuatku meneteskan air mata...aneh...
Langganan:
Komentar (Atom)