Kamis, 16 April 2009

mimpiku untuk indonesia...

aku juga punya mimpi untuk indonesia...(memang caleg2 aza yang selalu mengumbar mimpi mereka tentang indonesia..^_^ )

...aku ingin Indonesia yang setiap orang berhenti untuk mencari2 kambing hitam untuk berbagai hal yang terjadi belakangan ini..
...aku ingin setiap orang mulai maju dan bersama2 bangkit..untuk mulai memperbaiki apa yang salah..setiap orang melakukakan upaya yang terbaik sehingga dampaknya akan dapat di rasakan oleh orang lain...
..aku ingin Indonesia yang lebih hijau..sungai yang berair jernih...tidak ada tumpukan sampah....dan setiap sudut jalan di tumbuhi rumpun-rumpun mawar atau pohon cemara...
..aku ingin orang Indonesia yang malu untuk berbuat korupsi..yang malu untuk menjadi kaya tanpa mau berusaha..malu meminta-minta belas kasihan orang lain....malu membuang sampah sembarangan...malu kalau tidak pernah membaca buku...malu kalau berbicara tidak sopan..malu kalau tidak punya etika...malu mengirimkan pembantu-pembantu ke luar negeri....malu kalau merusak lingkungan...malu menonton sinetron yang tidak jelas..ceritanya...
..aku ingin orang Indonesia untuk tidak malu..menjadi miskin..kalau ia jujur..tapi terus berusaha tanpa menyerah...tidak malu untuk bertanya kalau memang ia tidak tahu...tidak malu untuk berbicara jujur..kalau itu memang keadaan yang sebenarnya....malu merasa diri paling benar..tanpa pernah mau memposisikan diri pada posisi orang lain...

...apa lagi yah...??
ntar aku tambahi...

5 CM...

Biarkan…
dia..
menggantung…
mengambang…
5 centimeter
di depan kening kamu…”
“Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari.Kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa. Apapun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri bahwa kamu nggak bisa menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kali kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri…”
“Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kamu. Dan…sehabis itu yang kamu perlu…cuma…”
“Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas”
“Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja..”
“Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya….”
“Serta mulut yang akan selalu berdoa….”
“Dan kamu akan selalu di kenang sebagai seorang yang masih punya mimpi dan keyakinan, bukan cuma seonggok dagimg yang hanya punya nama. Kamu akan di kenang sebagai seorang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan seorang pemimpi saja, bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah oleh keadaan, tapi seorang yang selalu percaya akan keajaiban mimpi, keajaiban cita-cita, dan keajaiban keyakinan manusia yang tak terkalkulasikan dengan angka berapapun….dan kamu nggak perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan terwujud nantinya karena kamu hanya harus mempercayainya”
“Percaya pada…5 centimeter di depan kening kamu”

taken from : 5 CM

by : Donny Dhirgantoro

-->

sepatu butut.....

Aku menemukannya teronggok sendirian di tepi jalan…
Warnanya mulai pudar…tak mampu menahan panasnya terik matahari atau dinginnya siraman air hujan..tertatih-tatih mengarungi waktu..menunggu lumut, atau apalah yang akan menguraikannya menjadi tanah kembali…
Mungkin ia telah turut menyaksikan banyak hal dalam sejarah kehidupan manusia.
Mungkin ia telah menyaksikan bagaimana jahatnya keputusasaan menghancurkan kehidupan manusia yang nekat untuk memilihnya…bagaimana iri hati dan dengki menghancurkan persahabatan…kepedihan yang terus menerus bisa membuat hati jadi mati…
atau mungkin ia juga telah turut menyaksikan harapan bisa begitu mengokohkan…tekad yang keras bisa meruntuhkan ketidakmungkinan…dan air mata ternyata bisa juga jadi cemeti untuk terus melangkah maju…..
Hari ini dia masih teronggok sendirian di sana…berdebu dan sendirian…menunggu lumut atau apalah yang akan segera menguraikannya…….

-->

sedang resah

sedang resah.sedang tidak punya rencana.
kemana??
pertanyaan itu selalu menggayut di kepala akhir2 ini....
help...
butuh.."a shoulder to cry..." niy...